Thursday, January 20, 2011

RAAAAAAAGE!

Menulis itu satu katarsis sepatutnya. Tapi kadang-kadang aku ni perverted. Aku menulis daripada aku tengah marah sampai tak marah dan cool down, tapi lepas tu, aku sambung lagi tulis sampai aku marah balik. Katarsis kepala lutut dia lah.

Sebenarnya aku tengah marah sekarang ni. Tapi ni pada tahap aku tengah cool lah. Tengah tak berapa nak marah. Tengah dalam zone menerima segalanya sebagai kifarah dan dugaan hidup. Tapi aku tahu kalau aku terus menulis aku akan jadi marah balik.

TAPI, kalau aku tak tulis apa-apa, aku rasa macam rugi. Sebab, you see, this anger and rage somehow is the fuel of most of my writings. Selalunya rasa-rasa yang negatif ini membuatkan jari jemari aku laju meluncur pada keyboard meluahkan dan meng'rage' apa-apa yang tak kena dengan hidup aku pada waktu terdekat tu.

Okay, so that's very juvenile of me, I know. Rage tak tentu hala. Bajet macam rebel abis maki-maki through blog, padahal passive aggressive. Tapi itulah aku.

Entahlah. Sekarang ni, aku rasa, tak pe lah, tak payah lah tulis dulu ek. Nanti-nanti bila rage ni dah properly simmer to a boiling pit of lava, mungkin nanti aku akan RAAAAAAAGE!!!

Pic courtesy of Warner Bros.

2 comments:

Heidi Shafiq said...

kurangkan tulis pasal emosi.. baru la boleh jd blogger yg bagus.. :)

Alia said...

Hahaha, tapi you know menulis masa marah adalah sungguh syiokkkkkkkkkk. Rasa mcm nak bakar satu dunia.

No? Eh, ok, probably it's just me sebab tu blog penuh dgn makian.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...